Tehbotol Sosro vs. Ichitan, Ketika Kesegaran Teh Tawar Menjadi Sebuah Persaingan

October 17, 2017 |
Opinion 0 Comment

Tehbotol Sosro emang juaranya teh dalam kemasan di Indonesia. Nggak hanya dari share penjualan yang mencapai 40%, pemasarannya pun bisa dibilang cukup kenceng. Sebagai brand yang udah ada di pasaran Indonesia sejak 1969, Tehbotol Sosro tetap rajin nayangin iklannya di berbagai media iklan, dan nggak ketinggalan juga, di digital.

Karena udah lama berdiri dan mau tetap eksis, inovasi-inovasi harus terus diperkenalkan ke pelanggan, dong. Pas pertengahan 90an, Tehbotol Sosro memperkenalkan kemasan karton alias kemasan kotakan. Waktu awal diluncurkan, emang mendapat backlash, sih. Banyak yang bercanda mempertanyakan masih pantes nggak teh kemasan itu disebut teh botol padahal udah dalam kemasan kotak (perlu diingat kalo saat itu udah ada brand ‘Teh Kotak’). Hihi ada-ada aja ya. Eh, tapi ternyata hal itu kejadian lagi lho, baru-baru ini. Ke Tehbotol Sosro juga, lagi!

Baru!!! Tehbotol Sosro TAWAR… Fresh! Natural! Alami! Segera hadir! #gueTAWAR #tehbotolsosroTAWAR

A post shared by Tehbotol Sosro (@tehbotolsosroid) on

Bulan lalu, Tehbotol Sosro meluncurkan Tehbotol Sosro Tawar. Yup, kalo yang kemarin-kemarin teh kemasan berlomba-lomba membuat rasa paling nikmat, Tehbotol Sosro malah menawarkan teh tanpa gula yang cocok buat orang-orang yang menghindari gula dalam minuman mereka. Tapi netizen begitu cepat point out one thing: teh tawar mah bisa dapet di warteg, gratis lagi! Jadi deh, ada lomba nyinyir di Twitter ngomongin masalah ini. Lomba nyinyir ini bahkan udah kejadian pas Tehbotol Sosro baru kasih teaser!

Netizen cukup brutal, ya? Padahal, Tehbotol Sosro bukan yang pertama mengeluarkan teh tawar dalam kemasan kayak gini, lho. Hanya sehari sebelum Tehbotol Sosro woro-woro soal produk terbarunya, Ichitan udah duluan rilis produk teh tawar dalam kemasan mereka sendiri!

Yah, gagal deh, Tehbotol Sosro jadi pioneer teh tawar dalam kemasan, tapi kalo dilihat kasat mata aja, traction Tehbotol Sosro jauh lebih tinggi dibanding Ichitan untuk produk teh tawar ini. Nggak heran, karena nama Tehbotol Sosro udah begitu melambung dan tingkat awareness-nya jauh lebih tinggi dibanding Ichitan. So it’s still a win, eh? Produk-produk ini juga tetap dicari kok di pasaran, walau banyak yang bully. Mungkin 10 tahun lalu, kalo ada produsen teh kemasan yang meluncurkan teh tawar bisa dicaci abis dan nggak bakal laku. Tapi sekarang? Pelanggan di Indonesia udah mulai health-conscious dan seneng sama produk yang low sugar, apalagi dengan ini yang diklaim tanpa gula. They see an opportunity, and they take it. 

Kamu suka nggak dengan ide teh tawar dalam kemasan kayak gini? Menurutmu, apakah tren teh tawar ini bakal jadi peluang yang lebih besar lagi ke depannya?

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *