Tanpa Kampanye, Rasa Baru Pepsi Tetap Sukses Jadi Pembicaraan

November 15, 2017 |
Trend 0 Comment

2017 adalah tahun yang cukup berarti buat Pepsi. April lalu, Pepsi mengalami blunder lewat iklan yang dinilai nggak sensitif. Iklannya sendiri bercerita tentang demonstrasi soal ‘Black Lives Matter’, di mana saat demonstrasi yang cukup panas berlangsung yang menenangkannya justru karena kemunculan sosok Kendall Jenner yang berkulit putih, padahal isu rasial masih panas tapi mereka malahan melakukan hal itu. Jadilah iklan ini sebagai salah satu iklan Pepsi yang ‘berhasil’ dibicarakan banyak netizen, in a bad way, of course. Blunder ini sempet bikin citra Pepsi dan Kendall memburuk.

Bisa dibilang, sampai saat ini Pepsi belum sepenuhnya sembuh dari blunder. Citra Pepsi sebagai minuman anak muda yang seru pun luntur seketika. Biar iklan ditarik, permintaan maaf udah diturunkan, tapi penjualan tetap aja jatuh. Mereka jadi harus cari cara biar citra mereka kembali baik. Barangkali dengan memperkenalkan varian rasa baru, mereka bisa kembali menarik pembicaraan positif soal brand-nya. And they did launch new product.

Yup, Pepsi baru aja ngeluarin varian baru, rasa Salted Caramel. Poin pentingnya adalah varian ini baru rilis di Amerika Serikat aja dan rasa asin-manisnya salted caramel dinilai nggak biasa buat minuman soda. Varian ini jadi ramai banget jadi bahan pembicaraan netizen di Twitter dan Instagram. Yang menarik, Pepsi nggak memasarkan produk barunya di media sosial sama sekali, lho! Nggak ada teaser buat menarik perhatian, nggak ada activity yang bikin orang-orang ngeh dan pengen nyobain produknya, dan bahkan nggak ada post khusus yang menginformasikan produk. Mereka masih fokus dengan konten NFL-nya.

What weekend dreams are made of

A post shared by pepsi (@pepsi) on

Di Instagram, hastag #saltedcaramelpepsi mencapai 227 posts, dan #pepsisaltedcaramel ada 46 posts. Sementara itu, pembicaraan di Twitter lebih besar lagi, secara produk ini adalah produk Amerika Serikat dan Twitter masih banyak banget dipake di sana.

Sentimen komentarnya emang kebagi, ada yang positif, ada juga yang negatif. Tapi apa itu penting? Yang penting netizen yang budiman di dunia maya seluruh dunia jadi aware sama produk baru ini dan nama Pepsi jadi muncul lagi ke permukaan dengan sentimen yang seenggaknya lebih positif dibanding sebelumnya. Hitung-hitung native ads gratis juga, ya nggak?

By the way, kira-kira kalo masuk ke Asia atau Indonesia, gimana ya? Saat ini aja Pepsi Indonesia udah punya pasar sendiri karena Pepsi Blue yang pernah berjaya di eranya itu sekarang hanya ada di Indonesia. Kalo ditambah rasa-rasa unik lain? Hmm, pasti makin menarik!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *