Begini Cara Industri Hiburan Memanfaatkan Earned Media

December 7, 2017 |
Trend 0 Comment

Produsen dalam industri hiburan kerap kali memanfaatkan media buat mempromosikan karyanya, baik dalam bentuk paid article, native ads, dan lain sebagainya yang merupakan bentuk paid media. Promosi kayak gini emang berhasil banget buat karya dari industri hiburan kayak musik dan terutama film karena penikmatnya gemar membaca ulasan dan mencari tau soal cerita yang ditawarkan karya tersebut. Padahal sebenarnya tanpa perlu melakukan pembayaran, media-media hiburan udah pasti bakal membahas karya hiburan, kan? Ini dinamakan earned media, ketika Kamu nggak perlu mengeluarkan uang, tapi media dan netizen udah ngasih pemasaran gratis lewat pembicaraan digital.

Industri hiburan udah memanfaatkan itu sejak lama lewat poster-poster film. Kalo kita liat, pasti pada masukin review bagus dan nilai tinggi yang didapat. Nah, hal ini mulai diadaptasi oleh digital marketer nih. Daripada memasang ads dari kontennya sendiri, para pelaku industri hiburan justru mem-boost ulasan dari media, kayak yang dilakukan film James Franco yang satu ini. Dengan cara ini, kepercayaan audiens akan bertambah karena mereka mendapat insight yang jujur dari media yang mereka percaya. Film dalam negeri juga sudah mulai melakukan itu, lho! Walau mungkin belum dengan paid media atau ads, tapi sudah mulai me-repost. Padahal dengan mengiklankan secara digital, kan reach yang didapat lebih besar, ya? Tapi ternyata ada masalahnya juga, nih.

Kalo kita mengiklankan pemberitaan yang kita dapat, bakal ada orang-orang yang malah menyangka kita membayar media itu untuk menulis ulasan positif tentang kita. Selain itu, hubungan industri hiburan (atau brand, kalau ada yang mau mengadaptasi taktik ini) dengan media akan berubah pastinya. Mungkin untuk hal ini masih harus dilihat lagi kedepannya dan kedua belah pihak mendiskusikannya juga.

Tapi bukan berarti juga taktik ini nggak pantas dicoba. Seperti tadi udah disebut, brand bisa aja mengadaptasinya karena ada banyak keuntungannya juga. Pemberitaan positif yang bukan kerjasama bisa meningkatkan kepercayaan konsumen dengan brand. Selain itu makin banyak pihak yang diuntungkan dengan menggabungkan earned media dengan paid media. Brand dapat exposure positif yang luas dengan iklan dan konten dari media, media juga mendapatkan pertambahan click dari pemasaran kita. Mungkin hal ini yang bisa di-bring up saat menawarkan taktik ini kepada media dan boss Kamu.

So, mau menggabungkan earned media dan paid media kayak yang dilakukan pelaku industri hiburan? Atau jangan-jangan Kamu malah udah mulai duluan melakukan trik ini?

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *