Aplikasi Game Kekinian, Alternatif Marketing Channel yang Potensial buat Brand

November 21, 2017 |
Trend 0 Comment

Belakangan ini publik dan netizen Indonesia lagi rame mencoba dan membahas sebuah mobile game. Kalo Kamu tau, berarti selamat, Kamu termasuk salah satu netizen kekinian! Yup, permainan yang berdasarkan kecelakaan ‘Sang Papa’ (tidak usahlah Kami jadi berpolitik di sini ya), “Tiang Listrik”, berhasil jadi viral karena timing-nya tepat banget.

Kecelakaan yang melibatkan tiang listrik pada Kamis, 16 November lalu ini berhasil jadi inspirasi banyak creator dalam negeri untuk berkreasi mulai dari bikin meme sampe game. Adalah Noobzilla yang menciptakan permainan “Tiang Listrik” yang udah diunggah lebih dari 100 ribu kali. Permainannya sih emang termasuk simpel, pemain tinggal usahain gimana caranya biar mobil yang ‘dikemudikan’ menabrak tiang listrik yang bakal gerak-gerak biar nggak ketabrak. Tagline-nya sendiri adalah, “Siapa bilang nabrak tiang listrik gampang?” Sarcasm detected!

Tadi juga dibilang kalo timing-nya tepat, yang mungkin bisa dibilang hal ini juga yang ikut andil paling gede buat kesuksesan permainan ini. Well guess what, mereka langsung meluncurkan game mobile tersebut di Google Play hanya dalam kurun waktu 3 jam sejak kecelakaan!

Sang developer emang lagi ngelakuin penelitian soal permainan yang berdasarkan pada hal yang viral, apakah permainannya akan bertahan lama? Nggak salah sih mereka pilih topik ini. Pada malam pertama kejadian aja, pembicaraan soal #SaveTiangListrik udah mencapai 4.000 hashtags di Twitter. Trending topic? Udah pasti. Kalo ngomongin Instagram, hingga saat ini postingan dengan hashtag tersebut udah ada 22.000. Kira-kira gimana hasil penelitian mereka ya?

Mobile game emang bukan sekali ini jadi bukti cipta kreativitas dan responsifnya orang Indonesia. Sebelumnya, ada permainan Tahu Bulat, Kid Jaman Now, Mbaktin Mastin, sampai Jokowi GO. Kalo diperhatiin, iklan dan politik adalah topik paling menarik buat para developer, ya!

Intinya, kesuksesan “Tiang Listrik” dan teman-temannya terjadi karena they do everything right. Timing-nya tepat, mereka mengikuti trending topic yang pastinya banyak dibahas di media sosial dan media massa, dan secara gameplay pun simpel sehingga mudah dimainkan orang-orang Indonesia. Sebagai marketer Kita bisa belajar banyak nih, dari para developer ini untuk cepat tanggap, riding the waves, dan bikin konten yang sesuai pangsa audiens.

Tapi di luar itu, brand juga bisa lho memanfaatkan momentum berkembangnya permainan mobile ini buat pemasaran. Di Indonesia, user penetration untuk permainan mobile udah mencapai lebih dari 20% penduduk, dan hampir 50% di antaranya berani mengeluarkan uang beneran saat main mobile game. Menarik, kan?

Caranya gimana? Tentu cara pertama adalah menciptakan permainan sendiri. Salah satunya pernah dilakukan Magnum yang bekerja sama dengan platform LINE saat mempromosikan varian es krim terbarunya, Red Velvet. Cara lain adalah dengan tap in dan kerjasama ke permainan yang lagi hype banget. Bisa dengan cara bikin karakter baru dari maskot brand, bikin currency sendiri, atau bikin cara purchase in-game currency baru dengan beli produk dari brand. Banyak juga caranya, ya! Gimana? Udah convinced belum, buat ngelakuin pemasaran lewat mobile game?

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *