Tantangan Social Media Marketing di 2018 dan Cara Mengatasinya

November 27, 2017 |
Story 0 Comment

Tersedianya tools dan fitur social media yang memudahkan marketer dalam beriklan, sampai kemudahan bekerja sama dengan influencers adalah beberapa alasan kenapa social media marketing menjadi strategi andalan para marketer saat ini.

Tapi seiring berkembangnya social media marketing, ada beberapa halangan dan tantangan yang dialami oleh brand maupun digital marketer. Apalagi menurut riset, attention span audiens dalam melihat konten di media sosial makin singkat, hanya 8 detik aja. Bayangin dong, gimana susahnya brand dan digital marketer untuk bikin konten yang bisa bikin target audiensnya tertarik cuma dalam waktu 8 detik.

Sepanjang tahun 2017 ini, berbagai riset udah dilakuin untuk cari tau seberapa besar dampak social media marketing saat ini dan perkiraan kedepannya. Berikut adalah tantangan yang bakal dihadapi para digital marketer dan gimana cara mengatasinya:

1. Organic Reach yang Terus Menurun
Brand harus mengakui kalo organic reach untuk konten terus menurun dan harus mengadaptasi strategi baru untuk menyiasatinya.

Pada awal era booming-nya media sosial, saat Kamu follow fanpage atau profile, semua yang di-posting mereka akan tampil di beranda. Sekarang udah beda, karena traffic yang begitu banyak di berbagai platform media sosial, konten yang diunggah bisa aja nggak nongol di beranda karena nggak diprioritaskan atau bahkan nggak dapet traction dan berujung tenggelam di beranda sebagai konten sekunder.

Digital marketer juga harus memikirkan strategi yang berkelanjutan, dengan lebih selektif dalam produksi konten dan platform media sosial yang digunakan. Tahun depan diperkirakan akan jadi era influencer marketing dan social ads. Dengan mempertimbangkan hal itu, Kamu sebagai digital marketer harus menyusun strategi gimana brand-mu bisa menjalankan influencer marketing dan social ads agar bisa meningkatkan reach dan awareness audiens.

2. Konten Iklan Video yang Nggak Relevan
Saat ini banyak audiens bereaksi kalo brand mengunggah konten video yang nggak relevan sesuai brand image-nya. Padahal tren iklan dalam bentuk video inilah yang berkembang pesat sampai 130% dalam tahun ini.

Tren di media sosial sangat cepat berubah, begitu pula dengan opini audiens. Dan itu bukan berarti kalo Kamu harus selalu ikut memproduksi konten yang sedang tren.

Selain mempertimbangkan produksi konten video dalam media sosial karena keefektifannya, brand-mu perlu memastikan lagi apakah konten video benar-benar bisa relate dengan brand image dan tujuan bisnismu. Nah, kalo nggak relevan dan alasanmu cuma ingin ikutan tren produksi konten video, lebih baik sih pikir ulang strategi social media marketing-mu.

3. Time Management
Cepatnya arus informasi dan konten dari berbagai brand yang muncul di media sosial bisa bikin banyak digital marketer kewalahan. Pengelolaan konten dan adaptasi pada tren yang silih berganti juga jadi tantangan untuk membuat brand harus tetap terlihat fresh dan kekinian.

Cara terbaik dalam memanfaatkan waktu yang terbatas di social media marketing-mu adalah menjadwalkan seluruh kegiatan produksi dan marketing dalam jangka waktu mingguan. Manajemen waktu yang efektif juga bisa meningkatkan kualitas konten dan strategi marketing yang up to date, lho!

Jangan lupa juga untuk tentukan prioritas utama dalam strategi marketing-mu. Dan 3 hal berikut ini penting banget untuk Kamu prioritaskan dalam social media marketing; pengembangan dan optimasi konten, perkembangan audiens, dan engagement.

Kamu masih kesusahan dalam mengatur schedule untuk produksi konten? Tenang, udah ada banyak tools yang mempermudah kegiatan digital marketer, salah satunya adalah digital content calendar.

Beberapa tantangan di tahun 2017 mungkin masih akan Kamu rasain di tahun 2018. Dan kemungkinan strategi yang Kamu implementasikan sekarang masih relevan untuk tahun depan, tapi kalo Kamu rasa udah nggak relevan, segera lakukan evaluasi dan modifikasi strategi marketing-mu. Jangan malas untuk mempelajari tools dan tren yang berkembang di media sosial, karena hal itu bakal bantu Kamu untuk menciptakan konten iklan yang akan berpotensi menarik perhatian dan menciptakan awareness yang tinggi dari audiens.

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *