Blunder Brand Ambassador dan Endorser, Salah Siapa?

October 31, 2017 |
Story 0 Comment

Brand ambassador. They can make or break a brand. Jadi brand ambassador itu nggak gampang lho, banyak aturan-aturan yang mengikat. Ada beberapa kejadian yang bikin para brand ambassador jadi seakan nggak tau aturan sehingga bikin blunder. Akibatnya? Nggak sampai di-revoke jadi brand ambassador sih, tapi yah jadi nggak baik buat brand dan karir si ambassador juga ke depannya. Coba liat beberapa contoh di bawah ini nih:

Isyana Sarasvati

Sejauh ini dalam dunia per-brand ambassador-an dan per-influencer-an Indonesia, mungkin bisa dibilang kasus Isyana pada 2016 lalu adalah yang paling gede. Bayangin, dia jadi brand ambassador e-commerce, terus bisa-bisanya ngaku di sebuah wawancara kalo dia nggak suka belanja online! Wah, kebakaran jenggot dong Tokopedia. Lalu mereka berusaha menetralkan suasana dengan menginstruksikan Isyana buat nge-tweet kayak gini:

Image result for isyana tweet oppo iphone tokopedia

Nah, masalah keluar lagi setelah Isyana memberikan pernyataan soal ucapannya di Twitter. Isyana adalah brand ambassador Oppo, tapi, tweet-nya kok malah dari iPhone?

Ingat kalo dia itu sudah jadi brand ambassador lho, bukan sekadar KOL atau influencer, dan untuk jadi brand ambassador itu ada aturannya sendiri. Di Indonesia, hal ini diatur dalam Etika Pariwara Indonesia (EPI) 2014, dimana brand ambassador sebuah produk haruslah merupakan pengguna produk itu selama yang bersangkutan jadi brand ambassador sampai kontraknya berakhir.

David Beckham

Mirip-mirip sama kasusnya Isyana, pesepakbola ini saat itu adalah brand ambassador Motorola. Tapi David Beckham terciduk oleh paparazzi tengah membawa iPhone. Harusnya sih oke-oke aja, ya? Kan bisa aja dia punya beberapa handphone? Tapi ketika dikonfirmasi, Beckham bilang itu adalah handphone milik temannya. Hmm…

James Charles

Kalo Kamu jadi brand ambassador suatu produk makeup, malu-maluin lah ya kalo sampe nggak bisa makeup? Apalagi Kamu adalah brand ambassador yang menorehkan sejarah. Ya, James Charles adalah cowok pertama yang jadi spokesperson produk makeup. Sebuah pencapaian, ya? Tapi sayang, kelakuannya bikin CoverGirl juga jadi punya citra yang jelek. Masalahnya ada dua, yang pertama, James pernah nge-tweet hal yang bermasalah banget.

Image result for brand ambassador blunder james covergirl

Sangat nggak sensitif, kan? Padahal badan kesehatan dunia udah menyatakan di 2016 kalo Afrika bebas Ebola. Kedua, menyusul berita yang agak rasis itu, CoverGirl pun memasangkan James untuk berkolaborasi dengan aktor berkulit hitam yang juga merupakan brand ambassador CoverGirl, Zendaya. Di video ini keliatan kalo skill makeup James masih jauh di bawah Zendaya. Video kolaborasi itu langsung dihapus tuh oleh James dari akunnya, walau masih bisa dilihat di akun CoverGirl.

Raditya Dika

Yang terbaru nih, Raditya Dika ketauan bohong soal endorsed content yang dia upload ke media sosial. Seperti udah kita tau, Vivo emang melakukan pemasaran yang gila-gilaan buat produk terbarunya. Banyak juga endorser yang dipake dan foto kayak punya Raditya Dika ini berseliweran di Instagram.

Apesnya, ada sebuah akun yang mengunggah foto behind the scene dari kontennya Raditya Dika. Ketahuan deh, kalo sebenernya foto yang jernih itu bukan diambil oleh kamera depan handphone melainkan oleh kamera mirrorless.

Image result for raditya dika vivo fake

For brands, it might happens a lot. Ada kalanya, demi kualitas video campaign yang bakal jalan lama dan tayang di mana-mana, brand milih make alat-alat tambahan yang mungkin nggak di-disclose buat mendukung konten tersebut. Tapi influencer? Ketangkap basah, pula! Wah, harus hati-hati banget, deh.

Kira-kira keempat blunder ini kejadian karena apa, ya? Apakah brand nggak bikin panduan dan batasan-batasan buat para brand ambassador, atau personil yang handle sang brand ambassador masih kurang berkomunikasi, atau mungkin malah brand ambassador-nya yang nggak kooperatif? Yang jelas masalah aturan kayak EPI tadi musti dipahami baik oleh brand maupun ambassador-nya.

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *