3 Tantangan Dunia Digital Marketing yang Bakal Kamu Hadapi Tahun Depan

December 20, 2017 |
Story 0 Comment

Tahun 2017 udah hampir usai dan pasti banyak yang udah Kamu capai sebagai digital marketer. Dari semua strategi marketing yang udah diimplementasiin, ada yang berhasil, ada juga yang mungkin meleset. Tentunya, beberapa hal yang bisa bikin marketing-mu sukses adalah adaptasi dengan teknologi, paham behavior audiens, dan selalu update tentang tren digital yang cepet banget berubah.

Selain menentukan resolusi pribadi, ada baiknya juga untuk menargetkan resolusi marketing dari prediksi tren tahun depan. Nah, cara yang pas untuk menentukan resolusi tahun depan adalah dengan mengidentifikasi challenge yang muncul tahun ini, dan tantang dirimu sendiri untuk cari solusinya sebelum tertutup oleh tren lain. Sejauh ini, data-driven marketing, automation, dan kolaborasi antar brand dalam meningkatkan engagement adalah tiga tantangan yang harus Kamu hadapi dan jadikan acuan saat menyusun resolusi tahun depan.

Mungkin Kamu udah pernah denger istilah big data atau data-driven digital marketing, tapi belum memahaminya secara menyeluruh. Persaingan antar brand yang makin ketat jadi tantangan tersendiri untuk meningkatkan keefektifan marketing-mu. Memahami dan mulai menggunakan data sebagai acuan untuk mengambil keputusan dalam digital marketing-mu bisa ngedatengin perbedaan yang cukup signifikan. Kamu bisa ngeliat seberapa efektif sih campaign-mu secara real-time dan menyesuaikan approach berdasarkan strategi apa aja yang berhasil dan yang gagal.

Tahun 2017 ini udah ada beberapa perusahaan besar yang memanfaatkan big data seperti Telkom dan Go-Jek, makanya Kamu bisa jadiin hal ini sebagai resolusi dan implementasikan data-driven marketing-mu untuk tahun depan.

Sebagai digital marketer yang menggunakan media sosial untuk memasarkan brand, banyaknya informasi dan load pekerjaan yang silih berganti juga bisa jadi tantangan untuk memaksimalkan time management-mu. Solusinya? Kamu bisa menggunakan social media tools yang menawarkan automation dengan bantuan AI (artificial intelligence) untuk membantumu mempercepat dan mempermudah marketing-mu.

Contohnya, Socialbakers yang menggunakan AI dalam memprediksi performance konten media sosial dan mendeteksi konten yang berpotensi ngedapetin banyak engagement, kedua hal itu bisa bikin Kamu sebagai digital marketers lebih mudah dalam memasarkan konten di media sosial karena bekerja secara otomatis. Kalo Kamu belum memaksimalkan automation dan time-management yang efektif di tahun 2017 ini, coba targetkan untuk menggunakan automation dalam strategi marketing-mu di tahun depan.

Mengadaptasi teknologi yang tepat memang bisa jadi acuan dalam menargetkan resolusi, tapi jangan lupakan kolaborasi dalam menjalankan campaign-mu. Beberapa brand bisa ngedapetin engagement yang jauh lebih tinggi dari target yang mereka inginkan dengan berkolaborasi bersama brand lain yang memiki visi yang sama. Kolaborasi yang dibangun dengan keseriusan mampu mendatangkan berbagai ide baru, perspektif yang fresh, dan mampu menggabungkan dua segmen audiens brand.

Di Indonesia, contoh kesuksesan dalam kolaborasi antar brand adalah OPPO dengan AOV yang digadang-gadang mampu menyajikan pengalaman terbaik bermain mobile games.

Kalo Kamu masih menjalankan campaign brand-mu sendiri dan merasa kesulitan dalam mendapatkan hasil yang diinginkan, mulai tahun depan coba deh ajak brand lain untuk berkolaborasi dan buat campaign yang seru untuk meningkatkan engagement.

Tiap tahun, dunia digital marketing punya challenge baru yang harus Kamu taklukin dan manfaatin untuk pengembangan strategi marketing-mu. Berkaca dari berbagai strategi yang udah dilakuin tahun ini, semoga Kamu punya inspirasi untuk menentukan apa aja yang ingin Kamu capai di tahun 2018 besok. Banyak orang bilang kalo ide untuk bikin resolusi itu gampang, yang susah itu eksekusinya. Intinya untuk memenuhi resolusi tahun depan, Kamu harus selalu fokus dan jangan gampang nyerah guys!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *