2018, Saatnya Memanfaatkan Instagram dengan Lebih Baik Lagi

December 30, 2017 |
Story 0 Comment

Instagram adalah platform media sosial yang paling cepat update dan memberikan fitur-fitur yang baru buat para penggunanya. Kami udah sering membahasnya, kayak ini, ini, atau ini.

Platform-nya udah canggih, masa kita sebagai penggunanya nggak ikut beradaptasi dan memanfaatkannya secara maksimal? Memasuki tahun 2018, ada banyak PR yang mesti dilakukan marketer dalam sebuah kampanye digital. Ini 4 di antaranya.

1. Kualitas konten para influencer

Nggak bisa dipungkiri, influencer marketing masih cukup kuat buat jadi garda depan pemasaran digital di 2018, terutama di Asia. Tapi let’s face it, lama-lama audiens bakal jenuh, kayak yang udah mulai kejadian di Tiongkok. Gimana ngakalinnya? Jelas, content creator must step up their game. Jangan gara-gara followers udah banyak, rate card udah tinggi, lalu dirasa udah aman jadi bisa bikin konten yang gitu-gitu melulu. Brand juga harus belajar untuk bekerja sama dengan influencer lebih baik lagi.

2. Perbanyak konten interaktif

Video diprediksi bakal jadi konten yang paling banyak dicari kedepannya. Ibarat toko digital, video tuh best seller-nya lah! Behavior audiens pun udah shifting dan nggak bisa ngeliat konten statis melulu. Karenanya, kita juga harus terus beradaptasi dan berinovasi untuk membuat konten-konten yang menarik dan interaktif biar pemasaran digital kita di 2018 berhasil!

3. Bersahabat dengan data

Data yang Kamu dapatkan soal performa pemasaran digital brand atau kompetitormu itu bisa banyak memberi insight yang bermanfaat, lho. Hasil analisis data-data juga lah yang ke depannya bisa menghasilkan kampanye yang ciamik.

4. Kenali mana fitur yang baik dan mana yang kurang baik

Terakhir, nggak semua fitur yang Instagram perkenalkan bakal bikin pemasaran digital brand-mu keren. Ada beberapa fitur yang “kelewat interaktif”, kayak push notification post dan live story notification. Kalo setiap kita post dan live audiens dapet notifikasi, bukannya pesan tersampaikan, yang ada malah mereka jenuh. Iya kalo brand kita termasuk yang lebih mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Nah, kalo yang udah keseringan post dan live, kontennya pasti membosankan.

So, are you ready for 2018? Be wise and good luck guys!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *