Manfaat Decision Making Secara Kolektif. Banyak Kepala, Satu Solusi.

July 27, 2017 |
Business 0 Comment

Problem Solving dan Decision Making, dua hal yang sering sekali kita denger di lingkungan kantor, organisasi, dan berbagai bidang memang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dengan efektif tanpa membuang banyak tenaga dan waktu.

Tulisan kali ini akan menitik-beratkan pembahasan pentingnya decision making, baik untuk individidu maupun berkelompok (collective decision making). Apalagi dalam konteksnya lingkungan kantor, yang mengharuskan untuk selalu berada dalam situasi yang menuntut dalam perumusan rencana.

Proses perumusan rencana akan relatif lebih sederhana bila suatu keputusan bisa dibuat oleh seorang diri. Namun, akan lebih rumit bila keputusan harus dibuat dan didiskusikan dulu dengan orang lain, dalam kasus ini tim kerja.

Keputusan yang dihasilkan bersama dengan kelompok/tim lebih bisa menggabungkan banyak aspek seperti data dan pengalaman, dan juga beragam pendapat. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama, keputusan yang dihasilkan juga lebih besar kemungkinan untuk diimplementasikan karena dirasa tanggung jawab bersama.

Inovatif dan efektif memang jadi tolak ukur untuk keputusan yang baik, namun kalau tidak ada komitmen untuk menjalankannya seperti banyak keputusan pribadi yang terbengkalai, maka keputusan tersebut tidak ada gunanya.

Berikut adalah manfaat decision making secara kolektif (bersama-sama).

 

Gagasan segar.

Tiap orang yang berkontribusi memang memiliki gagasan yang tersendiri, namun diantaranya pasti ada gagasan segar yang mencuat dan mentrigger agar partisipan lain berpikir lebih segar. Bahkan selain gagasan segar yang timbul, ada juga gagasan yang aneh yang bisa dijadikan pertimbangan kedepannya.

 

Meminimalisir salah paham dan bias.

Saya yakin tiap anggota tim punya biasnya sendiri, apalagi bila mencakup hobi atau hal kesukaannya saat diskusi. Dari proses decision making secara kolektif, bias yang dibawa oleh tiap anggota tim bisa dileburkan dan menjadi solusi.

 

Memudahkan implementasi.

Untuk mengimplementasikan sebagian besar keputusan yang sudah ditentukan tim, dibutuhkan tenaga yang besar pula. Dengan peran yang dimiliki tiap anggota tim, akan memudahkan perwujudan solusi tersebut.

 

Masih banyak lagi manfaat decision making secara kolektif, namun tidak semua keputusan harus dibuat dalam tim atau secara kolektif.

 

Dengan ini, semoga tim anda bisa lebih menghargai proses decision making secara kolektif yang memang menyita waktu dan tenaga lebih. Itu semua demi outcome yang berkualitas dan memperkuat hubungan antar anggota tim.

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *