Tunjukkan Kreativitas dan Dapatkan Awareness Cuma dari 6 Detik? Siapa Takut!

August 15, 2017 |
Creative 0 Comment

Makin banyak platform video streaming, makin banyak juga jenis iklan yang tayang berupa video. Dari berbagai jenis iklan yang tayang, iklan 6 detik atau yang biasa disebut bumper ads menjadi format iklan favorit banyak brands. Bahkan, sekarang banyak pengiklan dan PH yang mengimplimentasikan jenis iklan video yang hanya berdurasi 6 detik karena pertimbangan efisiensi, waktu, dan biaya.

Lalu, apa benefit-nya?
Iklan 6 detik sangatlah bermanfaat untuk memangkas biaya produksi dan menjangkau target audiens lebih tepat.

Pesan (dalam bentuk iklan) yang disampaikan brands dengan singkat juga bisa membuat audiens makin terpikat.

Dilansir dari thinkwithgoogle.com, keuntungan iklan 6 detik adalah impact-nya yang panjang. Dari survei yang dilakukan didapati bahwa 9 dari 10 kampanye iklan yang berjalan mengalami perkembangan yang signifikan. Apalagi banyak brands yang menggunakan iklan 6 detik untuk meningkatkan awareness-nya.

 

Cara membuat 6 detik benar-benar bernilai.
Kalau Kamu bisa memaksimalkan storytelling, musik, karakter, bahkan set produksi, iklan video 6 detik Kamu dijamin viral, deh!

Mungkin awalnya terdengar mustahil untuk merangkum semua ide kreatif Kamu dalam 6 detik, tapi di sinilah tantangannya. Brands dan tim kreatif ditantang tidak hanya untuk membuat cerita yang bagus, tapi juga mengedit dan memotong banyak bagian dari sebuah iklan digital yang biasanya berdurasi 30 sampai 60 detik menjadi iklan yang singkat, tapi pesannya tersampaikan.

Ada 3 elemen penting yang paling sering digunakan oleh kreator untuk membuat video 6 detik yang unik dan selalu diingat. Ketiganya adalah voiceovers, komedi, dan musik.

Apa itu voiceovers? Voiceovers adalah teknik produksi di mana suara-yang bukan bagian dari narasi (non-diegetik) – digunakan dalam berbagai medium, pada kasus ini konteksnya iklan. Beberapa video bumper ads bahkan hanya bermodal video dubbing, atau menggunakan monolog singkat seperti tagline produk sebagai pengantar.

Kemudian komedi, siapa sih yang ngga suka komedi? Beberapa contohnya bisa dilihat di playlist YouTube ini, atau video ini. Iklan dengan durasi 6 detik, set-up dan punchline-nya pun dituntut harus padat dan tidak bertele-tele, maka dari itu sekalinya ada iklan singkat yang menggunakan pendekatan komedi, kelucuannya susah dilupakan oleh audiens.

Last but not least, music! 6 detik juga waktu yang sangat singkat dan efektif memperkenalkan jingle dari brands, contohnya ada di iklan Tokopedia ini. Gunakan melodi yang catchy dan catchphrase sesuai brands agar pesan tersampaikan dengan jelas. Dan jangan gunakan keseluruhan durasi 6 detik untuk melodi, sisakan 1 detik terakhir untuk memberi kesan bahwa iklan tidak terlalu padat dengan musik.

Nah, saat ketiganya berkolaborasi, dijamin Kamu akan menghasilkan video berdurasi 6 detik yang unik, selalu diingat, dan efektif untuk mempromosikan brands. Fantastic!

YouTube sendiri sudah berinovasi dalam menyajikan berbagai jenis iklan video. YouTube sudah paham bahwa pengalaman menikmati iklan cukup penting. Kamu bisa cek perkembangannya di thinkwithgoogle.com.

Gimana nih kalau Kamu? Siap bikin iklan 6 detik buat nunjukin kreativitas dan dapetin awareness untuk brands?

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *