Semua Bisa Jadi Social Media Manager. Asal…

March 6, 2015 |
Creative 1 Comment

Sebelum ‘meledak’ dan jadi hot seat seperti saat ini, menjadi seorang Social Media Manager tak pernah terpikir menjadi sebuah pilihan karier. Pasalnya media sosial awal penggunaannya hanya sebatas untuk berbagi cerita, bertukar informasi, atau hiburan.

Perlahan namun pasti, Facebook yang awalnya diciptakan sebagai saluran komunikasi antar mahasiswa telah berkembang menjadi media pemasaran yang potensial, tak berbeda dengan Twitter, Instagram, Tumblr, dan lainnya.

Itu artinya, semua orang dapat menjadi seorang Social Media Manager bagi dirinya sendiri untuk tujuan yang mereka inginkan.

Lalu bagaimana menjadi seorang Social Media Manager secara profesional dan bekerja dalam suatu perusahaan?

Berikut beberapa karakteristik seorang Social Media Manager yang perlu dimiliki:

  • Kemampuan Membuat Strategi Besar

Social media manager harus memiliki kemampuan membuat roadmap yang berisi visi dan pencapaian tujuan akhir dengan menggabungkan semua sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Penentuan target audiens, penggunaan konten dan media sosial dalam mencapai tujuan dilakukan dengan bekerja bersama departemen lain, seperti PR, marketing, sales, dan lainnya.

Oleh karena itu kepemimpinan dan kemampuan komunikasi yang baik mutlak dibutuhkan untuk mengintegrasikan semua ke dalam satu visi dalam mencapai tujuan akhir yang ingin dicapai.

  • Taktik dan Eksekusi

Setelah strategi besar ditetapkan, Social Media Manager memecah strategi tersebut menjadi bagian-bagian kecil dan spesifik. Hal ini berhubungan dengan pendelegasian tugas-tugas dalam penggunaan media sosial sebelum akhirnya dilakukan eksekusi.

  • Community Management

Kemampuan menciptakan, mengamati, dan menjalin hubungan dengan target audiens yang tujuannya menciptakan engagement wajib dimiliki, serta jangan lupakan kemampuan untuk menjadi community facilitator yang baik.

  • Kemampuan Analitis

Selain kemampuan memahami target audiens, penting bagi seorang Social Media Manager untuk dapat menganalisa data, yang meliputi overall reach, penciptaan leads, leads nurtured, customer cases supported, dan lainnya. Kemampuan analisa ini yang menjadi panduan bagi Social Media Manager untuk dapat mengukur tingkat efektivitas dari strategi yang sedang dijalankan.

  • Kreatif

Penggunaan gambar dan video memang efektif dalam menarik perhatian audiens, namun tetap jangan lupakan isi dari konten yang dibuat. Kemampuan menulis penting bagi seorang Social Media Manager untuk dapat menciptakan sebuah konten yang tak hanya menarik, tapi juga mampu menyampaikan poin penting yang ingin disampaikan perusahaan.

Adanya konten dan penggunaan media sosial secara tepat, dapat menimbulkan awareness dari target audiens.

  • Peka dan Responsif

Menggunakan media sosial sama artinya membuka hubungan dengan banyak audiens, baik itu konsumen, calon konsumen, jurnalis, bahkan fans. Mereka akan secara berkala memberikan pertanyaan, komentar, atau kritik pada konten, produk, dan pelayanan yang perusahaan berikan, yang kadang tidak selalu positif.

Di sini peran seorang Social Media Manager dibutuhkan. Ia dituntut mampu merespon hal tersebut secara tepat, hingga komentar negatif yang disampaikan dapat diubah menjadi hal positif yang memberi nilai tambah bagi perusahaan.

Selain itu, Social Media Manager baiknya merupakan seorang news junkie, karena akan menambah kepekaan terhadap apa yang sedang dibicarakan orang-orang, apa yang sedang terjadi dan menjadi tren di media sosial.

Anda punya keenam karakteristik dasar di atas? Jika ya, mungkin ini saatnya Anda mulai berpikir untuk memulai karier di bidang media sosial.

1 Comment

One thought on “Semua Bisa Jadi Social Media Manager. Asal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *