Deadline Mepet? Timeline Berantakan? Nih, Cara Mengatasinya!

August 27, 2017 |
Creative 0 Comment

Di dunia profesional, pekerja kreatif, executive, manager, hampir semua bidang mengenal deadline. Mungkin tidak semenakutkan ‘revisi yang tak berujung’, tapi deadline mepet dan segala kepanikannya bisa membuat kita gugup, tidak konsentrasi, sampai hilang fokus.

Dalam dunia digital marketing yang serba cepat ini apalagi, kemampuan untuk menghargai waktu jadi bagian yang penting banget untuk mengembangkan reputasi dan kualitas pekerjaan, baik individu atau perusahaan. Semua pihak dituntut bisa berkomitmen dengan tenggat waktu yang ketat dan mempertahankan standar kerja yang tinggi.

Bagi yang sudah terbiasa mengerjakan sesuatu mendekati dengan deadline, mungkin punya tips dan triknya tersendiri. Tapi, bagi yang ingin memulai karirnya di dunia digital dan membiasakan diri dengan deadline, nih ada beberapa tips dan triknya untuk dipahami.

 

1. Perencanaan dan Time Management yang Jelas
Kalau Kamu harus mengerjakan sesuatu mendekati deadline, rencanakan dengan time management waktu yang jelas dengan breakdown pekerjaan besar menjadi beberapa pekerjaan kecil yang bisa diatur secara berurutan. Jangan lupa siapkan beberapa opsi langkah pengerjaan, karena kunci dari project management adalah mempersiapkan rencana kedua (Plan B) kalau sampai rencana awalmu tidak sesuai ekspektasi.

2. Konsentrasi pada Waktu yang Tersisa dan Memberikan Effort Sepenuhnya
Terkadang kita bisa hilang fokus karena saking banyaknya pekerjaan. Coba deh, untuk konsentrasi pada satu hal pada satu waktu, jangan paksakan memikirkan banyak hal dalam sesaat.

Memang sih, ujian terberat adalah nggak buka YouTube atau baca manga scan saat jam kerja, apalagi scroll timeline Twitter dan Instagram. Semua aktivitas itu bikin Kamu terlena untuk menepati deadline dan banyak mencuri waktu yang bisa digunakan secara efisien, apalagi parahnya bikin Kamu kurang produktif.

3. Jangan Paksakan Mengerjakan Sesuatu yang Deadline-nya Tidak Bisa Kamu Tepati
Terdengar menantang ya kalau sampai bilang “Aku ngga bisa, bos!”

Lebih baik Kamu menjaga kualitas pekerjaan daripada mengorbankan waktu istirahat. Percaya deh, kalau bisa lewati tahap ini dan menjaga pola istirahat, lebih banyak pekerjaan yang bisa Kamu deliver di waktu produktifmu.

 

Intinya, kembangan kemampuan time management dan perkirakan estimasi waktu pengerjaan dari tiap task yang Kamu dapat. Percaya pada diri sendiri dan tim juga akan sangat membantu timeline tidak berantakan. Deadline bukan hal yang mengerikan, kok!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *