Beribu Makna Di Balik Pesan #RayakanNamamu Dari Coca Cola Indonesia

February 24, 2016 |
Creative 0 Comment

Ingat masa kecilmu ketika kamu memanggil teman sekolahmu dengan nama panggilan yang tidak wajar? Atau justru kamulah yang mendapat nama panggilan yang tidak ada hubungannya dengan nama aslimu di akta kelahiran itu? Semua terasa sangat alami dan terjadi begitu saja seakan tidak ada masalah, padahal hal inilah cikal bakal perilaku bullying di masyarakat Indonesia.

Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh Coca Cola Indonesia dengan campaignnya yang berbunyi #RayakanNamaMu; sebuah video berdurasi 3 menit 15 detik yang bercerita tentang latar belakang orang-orang yang memiliki nama panggilan yang buruk dan tidak mereka sukai. Coca Cola Indonesia sukses mengemas pesan kuat dengan cerita singkat dalam video yang memiliki pendekatan emosi. Video tersebut menyebarkan pesan bahwa nama yang kita miliki mengandung sebuah harapan dari orang tua yang memberikan nama tersebut dan sudah sepantasnya dihargai dengan tidak memanggil dengan nama panggilan yang berkonotasi buruk.

Studi kasus pada video tersebut adalah seorang perempuan bernama Risty yang biasa dipanggil dengan nama ‘Bokri’ karena rambutnya yang kribo, perempuan bernama Raiza yang memiliki nama panggilan ‘Raiso’, dan pemuda bernama Rio yang dipanggil ‘Gigi’. Coca Cola juga menampilkan pendapat orang tua terkait nama panggilan aneh tersebut terhadap anaknya yang menambah sisi emosional dari video ini. Sebagai outputnya, Coca Cola mengajak audiensnya untuk mengganti avatar twitternya dengan frame bertuliskan “I Stand Against Name Calling”.

Campaign ini terbukti berhasil menangkap emosi para audiensnya berdasarkan banyaknya feedback positif yang di dapat video tersebut pada kolom komentarnya. Hal ini merupakan hasil dari sebuah insight yang tepat dan eksekusi yang matang. Untuk yang belum menonton, kamu bisa menyaksikan videonya pada tautan berikut:

Nah bagaimana pendapatmu terkait kasus diatas? Ada insight lain yang menurutmu masih bisa digali? Penulis sendiri memiliki nama panggilan ‘Dajjal’ semasa sekolahnya karena seringkali menolak ketika diajak solat oleh teman-teman sekelas :p. Kalau nama panggilanmu sendiri apa dan bagaimana perasaanmu ketika orang lain memanggilmu dengan nama tersebut? Share yuk!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *