Perluas Jangkauan Marketing-mu dengan Omni-Channel Marketing

November 17, 2017 |
Campaign 0 Comment

Beberapa waktu terakhir, penawaran promo dan bundling produk di e-commerce makin gencar. Dari yang mengiklan lewat media sosial sampai email marketing, itu semua adalah bentuk strategi marketing untuk menjangkau calon pembeli supaya berminat dengan produk yang ditawarkan. Nggak cuma memasarkan online aja, brand yang punya channel digital juga berpotensi menjangkau pembeli konvensional yang lebih nyaman datang ke toko fisik, dengan implementasi omni-channel marketing. Apalagi strategi ini ini udah jadi tren setelah muncul konsep online shop dan digital marketplace.

Omni-channel marketing adalah strategi marketing untuk memanfaatkan channel digital dan toko fisik untuk memberikan experience yang lebih nyaman bagi pelanggan.

Online shop dan digital marketplace punya potensi untuk jadi digital presence brand-mu. Kalo Kamu cuma menjajakan produkmu secara online, Kamu bakal melewatkan target market konvensional yang belum atau nggak bisa mengakses internet yang jumlahnya relatif masih banyak dan memiliki perilaku pembelian dengan mendatangi toko fisik.

Dengan omni-channel marketing, Kamu bisa menjangkau target market lebih luas yang sebelumnya belum terjangkau, dan memperluas cakupan promosi.

Masih bingung? Ini strateginya:

1. Buat Konten Sesuai Behavior Pelanggan
Omni-channel marketing mengharuskanmu untuk paham dengan behavior pelanggan. Mana yang lebih suka menghabiskan waktu untuk berbelanja online, mana yang cenderung lebih suka datang ke toko fisik langsung. Dari data pelanggan yang Kamu punya, coba analisis dan buat konten digital yang bisa bikin pelanggan atau bahkan calon pelangganmu tertarik untuk datang langsung ke toko fisik.

Kamu bisa mulai ngasih tau pelanggan tentang sale atau bundling khusus di toko fisik dengan periode terbatas melalui online store yang Kamu kelola. Atau gunakan penawaran untuk pembelian voucher online yang bisa ditukarkan di toko langsung. Tinggal gimana cara kamu mengintegrasikan konten digital dengan promosi offline di toko fisik untuk bikin pelanggan makin penasaran dengan brand-mu.

2. Promosikan Toko Fisik
Selain memberikan informasi tentang promo dari brand, yakinkan pelangganmu kalo mereka bisa mencari barang yang mereka suka di toko fisik selain di channel digital brand-mu. Bisa jadi mereka malah tertarik dengan item lain yang ada di toko fisikmu. Penjualan di toko juga mengurangi return order karena kurang cocok, beda ukuran atau warna, salah satu masalah yang sering terjadi di penjualan online.

3. User Testing
Sebelum mengimplementasikan omni-channel marketing, ada baiknya Kamu menjalani user testing dulu. Baik dari tim marketing atau pelanggan sebagai tester, Kamu harus benar-benar paham experience pelanggan untuk melakukan pencarian item, pembelian, sampai mendapatkan produknya.

Pastinya ada hal yang jadi pertimbangan untuk memudahkan pelanggan dalam mendapatkan produk yang diinginkan. Apakah omni-channel marketing-mu bisa berjalan lancar dengan sistem yang sudah dibuat? Atau apakah masih ada kesulitan yang akan dialami pelanggan?

Makin sering user testing dilakukan sebelum proses marketing-mu dijalankan, makin sedikit masalah yang akan ditemui karena Kamu udah tau apa yang harus dilakukan.

4. Implementasikan Sistem 020
O2O atau Online to Offline mulai diimplementasikan e-commerce besar seperti Matahari Mall. Tujuannya? Untuk meng-convert pelanggan konvensional yang punya behavior tertentu dalam berbelanja . O2O mempermudah pelanggan untuk mencari produk secara online, terus tinggal ambil barangnya di pick-up point atau menunggu barangnya diantar dan melakukan transaksi COD (cash on delivery).

Sistem ini bener-bener bikin pelanggan nyaman dengan nggak diharuskan ke toko, memilih barang, antri bayar, dan berbagai keribetan lainnya.

3. Bikin Event Khusus
Strategi omni-channel marketing kali ini harus terintegrasi dengan presisi waktu yang bener-bener tepat. Mengadakan event khusus di toko fisik brand-mu dan menyebarkan informasi promo di berbagai channel media sosial yang Kamu punya bisa jadi langkah yang menguntungkan.

Buat event seunik mungkin, mungkin event yang mengharuskan submit form digital dulu untuk ngedapetin barang khusus di sale yang diadain di toko fisikmu. Strategi ini juga bikin value brand-mu makin meningkat lho!

Kalo brand-mu punya toko fisik, udah seharusnya omni-channel marketing jadi pertimbangan utama dalam menjalankan kegiatan marketing. Kombinasi keduanya bakal memperluas jangkauan target market-mu dan bisa bikin pelangganmu punya pengalaman yang jauh lebih nyaman dan meyakinkan.

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *