Bikin Konten dari Data Konsumer Jadi Tren Baru di Penghujung 2017

December 17, 2017 |
Campaign 0 Comment

Kita udah ngeliat 2018 Goals dari Spotify dan #YearwithUber dari Uber yang memanfaatkan data pelanggan dengan efektif. Kesan lucu, edgy, dan keren bisa ditunjukkan dari campaign yang dibuat berdasarkan data tersebut. Minggu ini, Netflix juga ikut serta dalam hype train yang dibangun oleh Spotify dan Uber, dengan membawa unsur tayangan Netflix dan sedikit candaan.

Sebelum ini Netflix emang terkenal protektif banget sama data pelanggannya, tapi setelah melihat kesuksesan Spotify dalam memanfaatkan data untuk campaign yang menghasilkan iklan yang viral dan menghibur, akhirnya Netflix juga mencoba dengan pendekatan lewat akun media sosialnya.

Kalo dilihat dari copywriting-nya, emang sih agak terkesan seperti iklan yang Spotify buat. Tapi yang Netflix tekankan adalah pendekatan lebih personal dengan tayangan yang ada di layanan streaming tersebut, dan ternyata engagement yang dihasilkan cukup tinggi, lho!

Sampai tulisan ini dirilis, satu tweet yang membahas A Christmas Prince tersebut mampu menghasilkan lebih dari 400.000 likes, 100.000 retweet, dan 8000 reply.

Ternyata, tweet di atas nggak sekedar keisengan semata untuk meningkatkan engagement. Netflix emang sengaja mencatut nama A Christman Prince sebagai tontonan yang ada di layanan streaming mereka, karena itu adalah sebagai bagian dari promosi A Christmas Prince.

Tanggapan dari langkah yang diambil beberapa brand untuk memanfaaatkan data pelanggan di media sosial cukup beragam. Mayoritas merasa terhibur dengan langkah yang diambil, karena hal itu bisa dianggap langkah dalam menghargai pelanggan dengan cara yang bersahabat, apalagi platform media sosial menyediakan fitur yang memungkinkan komunikasi dua arah antara brand dan konsumen.

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *