Yuk, Contek Kultur Perusahaan Netflix!

September 1, 2017 |
Business 0 Comment

Perusahaan yang keren pastinya jadi tempat kerja impian banyak orang, entah keren dari image, kultur, bidang pekerjaan yang tersedia, atau juga dari gaji yang ditawarkannya. Nah, kali ini yang bakal dibahas adalah tentang kultur perusahaan yang lagi nge-hits di kalangan millenials karena layanannya, Netflix!

Bergerak di bidang penyedia layanan media streaming online, kultur perusahaan Netflix bisa dibilang cukup out of the box, nggak seperti banyak perusahaan yang cenderung kaku dalam memperlakukan karyawannya. Salah satu kebijakan yang bisa membuatmu terperangah adalah karyawan Netflix diberikan waktu liburan tak terbatas!

Yup, tak terbatas, tapi… Karyawan harus dapat memberikan feedback dan pengalaman yang bisa membangun tim dan perusahaan. Netflix juga tidak memberlakukan yearly performance reviews, dan gaji yang didapat terhitung di atas rata-rata juga lho! Ok, who wants to apply?

Dari letaknya, kantor Netflix bisa dibilang dekat dengan kantor Tech Giant seperti Google, Facebook, Yahoo, dan ratusan startup lainnya, tapi kondisi kantor Netflix bisa dibilang beda. Tidak ada banyak bean bag, perosotan, atau hal-hal fun sejenisnya. Bahkan dalam dokumen corporate culture tercantum:

“Our version of the great workplace is not comprised of sushi lunches, great gyms, big offices, or frequent parties. Our version of the great workplace is a dream team in pursuit of ambitious common goals, for which we spend heavily.”

Yaa, bisa dibilang sih kalau kantor Netflix terlihat sedikit membosankan, tapi itu memang ditujukan pada karyawannya agar bersikap dewasa.

Netflix memiliki kultur perusahaan yang cenderung membebaskan karyawannya dengan tagline “freedom and responsibility” selengkapnya ada di Netflix Culture Deck”. Di dalamnya terdapat 124 slides sebagai kunci keberhasilan Netflix menemukan model bisnis yang bisa membuat mereka berkembang pesat, bangkit dari salah langkahnya di tahun 2011. Layaknya trend setter, model bisnis Netflix tersebut digunakan juga oleh beberapa perusahaan lain yang nggak lain tujuannya untuk mencapai standar yang lebih tinggi demi berkembangnya perusahaan. Way to go Netflix!

Ngomongin soal impact, Netflix jelas dianggap sebagai salah satu perusahaan yang memberikan impact positif di dunia entertainment saat ini. Netflix berhasil mengubah dirinya dari perusahaan layanan penyewaan DVD lewat surat menjadi penyedia layanan media streaming online berlangganan terbesar di dunia. Pelanggannya? lebih dari 54 juta pelanggan berbayar hampir di 100 negara.

Kalo Kamu sendiri gimana? Nyaman dengan kultur perusahaan yang sekarang? Atau kepingin juga membuat perusahaan yang menganut prinsip “freedom and responsibility”? Go ahead!

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *