Berakhir Cuma Sebagai Nilai Matkul? Magang Lebih Dari Itu!

May 2, 2017 |
Business 0 Comment

Menjadi ‘anak magang’ bisa membuat kamu stress karena melakukan hal-hal membosankan atau hal-hal yang bahkan terlampau berat (padahal belum dibayar sebagai karyawan). Magang bisa menjadi kerjaan menakutkan buat kamu, tapi ingat apa yang ingin kamu capai dan dapatkan dengan proses itu.

Dalam beberapa minggu atau bulan, rekan di kantor kamu mungkin tidak berusaha mengenal kamu lebih jauh. Kadang, atasan kamu lupa kalau kamu sendiri bukan pegawai full-time, apalagi mengharapkan kamu untuk memahami semua pekerjaan yang diberinya secara otomatis.

Kamu bisa terus bertahan di perusahaan atau bahkan mencari pekerjaan lain. Menjadi karyawan magang memang punya potensi untuk membuat anda banyak pikiran, tapi juga bagus untuk resume dan bisa membuka peluang kamu setelah perkuliahan usai. Berikut ini adalah beberapa tips tentang cara bertahan sebagai anak magang:

 

  • Jelaskan jadwal kamu ke rekan kerja dan atasan. Sangat mudah bagi rekan kerja melupakan kalau anda punya tanggung jawab pendidikan yang harus diselesaikan juga, jadi mungkin mereka akan memanggil kamu untuk datang dan menyelesaikan pekerjaan pada waktu yang kurang tepat. Cobalah untuk bersikap fleksibel, namun pada saat awal magang, tulis jadwal kamu dan berikan pada atasan agar ia memahaminya.
  • Tanyakan pada rekan kerja kamu apakah mereka butuh bantuan. Terkadang atasan tidak memikirkan kepentingan anak magang. Yang harus kamu lakukan adalah sering bertanya, bicara, biarkan atasan kamu tahu kalau kamu tertarik untuk duduk dalam meeting atau proses brainstorming. Mereka mungkin akan dengan senang hati membiarkan kamu belajar dari proses itu.
  • Praktikkan etos kerja yang bagus, jangan pernah berpikir bahwa “ah masih magang inih, tanggung jawabnya kan beda!”. Perlakukan magang kamu seperti pekerjaan yang sebenarnya, maka dari itu kamu butuh banyak hal yang juga dibutuhkan oleh karyawan full-time lainnya. Tepat waktu, teratur, kreatif, dan  lainnya.

 

My advice for young people is, study what you love and intern in what you want to do. And I think it’s okay to pivot as many times as you need to. – Eva Chen

Selalu ingat bahwa magang bisa mengantarkan kamu mendapatkan pekerjaan impianmu. Meskipun kadang hanya berakhir sebagai nilai perkuliahan saja, tapi dari proses pembelajaran itu bisa membuat kamu siap di dunia kerja yang lebih baik.

Kamu tertarik dengan digital agency dan ingin magang di Froyo Story? Kirim resume kamu ke hrd@froyo.co.id

0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *